Menu

Mode Gelap

Headline · 26 Feb 2022 09:18 WIB

Alasan Radiasi Pembangunan Tower BTS XL di Pekon Panggungrejo Utara Menuai Protes Warga


					Alasan Radiasi Pembangunan Tower BTS XL di Pekon Panggungrejo Utara Menuai Protes Warga Perbesar

Cakra86.ID ,PRINGSEWU – Warga Dusun RW 2/ RT 5 Pekon Panggungrejo Utara, Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu menolak pembangunan menara tower Base Transceiver Station (BTS) milik XL. Mereka takut terkena dampak radiasi yang mengganggu kesehatan. “Kami takut adanya tower karena radiasi bisa mengganggu kesehatan kita,” tutur Eko (40) warga Dusun setempat, Sabtu (26/2/22).

Menurutnya, upaya penolakan sudah pernah dilakukannya berulang-ulang baik ke pihak Pemerintah Pekon, Pemerintah Kecamatan hingga ke Pemerintah Kabupaten Pringsewu namun tidak digubris.

” Penolakan sudah pernah kami lakukan baik melalui Pekon, kecamatan hingga ke kabupaten namun tidak membuahkan hasil. Sementara itu rumah saya sangat berdekatan dengan tower tersebut, namun anehnya meski saya menolak kok masih juga menara itu dibangun, “tambah Eko.

“Selain itu saya punya adik yang saat ini sedang sakit mengalami keterbelakangan mental yang saat ini masih dilakukan upaya penyembuhan, saya takut nanti bukannya sembuh justru nanti malah akan semakin parah karena terkena radiasi, “sambung Eko.

Senada disampaikan Adin (40) warga Dusun setempat yang juga sangat menolak keberadaan pembangunan tower tersebut.

Menurutnya, dengan keberadaan tower tersebut dikhawatirkan akan menebar radiasi mengakibatkan terganggunya kesehatan di lingkungan sekitar.

Untuk itu dirinya berharap agar pembangunan tower XL tersebut segera dihentikan atau digagalkan.

Dikatakannya juga, ada upaya intimidasi yang dilakukan oleh pihak pekon. Melalui Ratno selaku Sekretaris Pekon dan Duwi Basuki bendahara Pekon, dirinya dipaksa untuk menyetujui pendirian tower XL tersebut.

” Saya diintimidasi oleh mereka berdua. Kata-kata yang disampaikan kepada saya tidak mengenakan. Sekretaris Desa yaitu Ratno berkata kalo tower itu ambruk paling hanya mengenai dapur dan kandang kambing saya. Dikatakannya juga kalo saya takut mati jika tower itu roboh, “ungkap Adin.

Sementara itu camat Sukoharjo Rudito Puji Hartono saat dikonfirmasi mengatakan, persoalan tersebut sudah diserahkan kepada pihak perijinan kabupaten Pringsewu.

” Karena itu merupakan persoalan berat, awalnya saya kembalikan ke Pekon, namun sulit lalu saya lanjutkan kembali keatas. Mengingat itu adalah kepentingan bersama jadi jika yang menolak hanya beberapa orang saja jadi pendirian tower tersebut itu bisa tetap dilanjutkan. Untuk radiasi itu nanti urusan dibagian kesehatan.”kata Rudito. ( Pakpahan/ Tim)

Artikel ini telah dibaca 266 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polda Lampung Terima Laporan Peristiwa Perayaan Perceraian Viral di Pringsewu

17 Juli 2024 - 13:15 WIB

Pj.Bupati Pringsewu dan Pimpinan DPRD Teken Nota Kesepakatan KUA PPAS 2025

17 Juli 2024 - 13:12 WIB

Pemkab Pringsewu Canangkan Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih

17 Juli 2024 - 13:09 WIB

Reskrim Polsek Medan Area Tidak Pro Aktif / Profesional Dalam Pelaporan Pencemaran Nama Baik

16 Juli 2024 - 13:18 WIB

Aksi Demo, Tangkap Kepala Desa Sibargot Sangkot Ritonga.

16 Juli 2024 - 12:56 WIB

Satgas Operasi Patuh Polres Pringsewu Berikan Pembekalan Tertib Lalu Lintas Siswa MPLS

15 Juli 2024 - 12:05 WIB

Trending di Headline

Sorry. No data so far.