Menu

Mode Gelap

Korupsi · 13 Des 2023 14:58 WIB

APH Dan Inspektorat Labuhanbatu Terkesan Tutup Mata Terkait Anggaran Jamaah Haji TA 2021 Realisasi Rp 817 Juta Diduga Fiktip.


					APH Dan Inspektorat Labuhanbatu Terkesan Tutup Mata Terkait Anggaran Jamaah Haji TA 2021 Realisasi Rp 817 Juta Diduga Fiktip. Perbesar

Keterangan : Gambar fhoto Jamaah Haji TA 2022.

Labuhanbatu. Cakra86.id – Terkuak, anggaran jamaah haji tahun anggaran 2021 yang direalisasikan senilai Rp 817 juta dari volume anggaran pendapatan belanja daerah ( APBD ) belanja pos pada Dinas Kesehatan dengan uraian Pengelolaan Upaya Kesehatan Khusus Rp 840.050. 950,- (Delapan ratus empat puluh juta lima puluh sembilan ratus lima puluh rupiah ) tersebut diduga fiktip .

Pasalnya, anggaran di uraian pengelolaan upaya kesehatan khusus tersebut peruntukan kesehatan jamaah haji sebanyak 550 orang. pada kegiatan dilaksamakan Dinkes Labuhanbatu TA 2021 tidak sesuai peruntukannya… Diduga fiktip

Pada sisi lainnya Direktur eksekutif koalisi independent anti mafia terstruktur (KIAMaT) Kabupaten Labuhanbatu Raya Provinsi Sumatera Utara bung Ishak memimta kepada pihak aparat penegak hukum (APH) untuk segera menindak lanjuti dengan serius tentang kasus anggaran Jamaah Haji tahun anggaran 2021 sebesar Rp 817 juta yang telah terrealisasi diduga fiktip dari nilai anggaran Rp 840.050.950 juta rupiah pada pos anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) OPD Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu tahun 2021.

“Ini perlu segera ditindak lanjuti pihak berwenang yaitu aparat penegak hukum (APH). Untuk persoalan ini nampak cukup serius, apalagi menyangkut Anggara keagamaan yg sangat kita sakralkan. Kami minta pihak penegak hukum segera turun tangan untuk melakukan penyidikan sampai tuntas “. kata bung Ishak pada Selasa (05/12/2023).kemaren.

Terpisah, kepala isnpektorat Kabupaten Labuhanbatu Ahlan T Ritonga saat diminta tanggapannya terkait anggaran Jamaah Haji TA 2021 di Realisasi Rp 817 juta itu. Ahlan T Ritonga menyebutkan , akan mempelajari.

“Kita pelajari yq bg, trimksh”, tulisnya saat dikonfirmasi awak media ini, kemaren.

Ironis, aparat penegak hukum (APH) di Kabupaten Labuhanbatu Sumatera Utara, belum terlihat atau terpantau untuk melakukan penyelidikan serta pemeriksaan dugaan fiktip anggaran Jamaah Haji TA 2021 tersebut.. Sebab, sebelum Direktur Eksekutif KIAMaT bung Ishak telah meminta APH untuk segera periksa anggaran Jamaah Haji TA 2021 tersebut.

Padahal, ditahun 2022 ada kegiatan dan pelaksanaan keberangkatan Jamaah Haji seluruh Indonesia termasuk Kabupaten Labuhanbatu. Ditahun 2020 sampai dengan tahun 2021 tidak ada kegiatan dan pelaksanaan keberangkatab Jamaah Haji.

Begitu juga dengan inspektorat Labuhanbatu belum melakukan audit belanja anggaran Jamaah Haji TA yang direalisasikan Rp 817 tersebut. Hanya, “Dipelajari duku ya”,bilangnya.

Berita : Tim Mortan.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Diminta Inspektorat Pemkab Labuhanbatu Periksa Kades Pematang Seleng Terkait Penggunaan Belanja DD 2022 Dan 2023.

15 Juni 2024 - 07:08 WIB

Pembangunan Pamsimas Rp 400 Juta Dikelurahan Perdamean Ransel Mubajir Diminta Diperiksa APH.

7 Februari 2024 - 05:03 WIB

Kepala Bapenda Labuhanbatu Belum Optimal Melaksanakan Omzet Pendapatan Pajak Daerah.

6 Februari 2024 - 05:19 WIB

Proyek Bronjong BKP TA 2023 Rp 1,2 M Dinas PUPR Labuhanbatu Diduga Mangkrak.

5 Februari 2024 - 10:29 WIB

Pidmil Kejati Sumut Limpahkan Perkara Koneksitas Korupsi Rp. 50 M ke PN Tipikor Medan

24 Januari 2024 - 05:35 WIB

Aduh..Plt Kadiskes dan Anggota DPRD Labuhanbatu Diduga Terjaring OTT KPK.

11 Januari 2024 - 06:48 WIB

Trending di Korupsi

Sorry. No data so far.