Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 13 Jul 2022 01:34 WIB

Bersamaan Komisioner FRN Turun, PETI Pohuwato Tutup, 80 Eskavator Turun dari Lokasi


					Bersamaan Komisioner FRN Turun, PETI Pohuwato Tutup, 80 Eskavator Turun dari Lokasi Perbesar

Cakra86.id | Jakarta – Ditahun 2022 Sudah 4 Wilayah Provinsi di Indonesia yang beroperasi Perusahaan Pertambangan Tanpa Izin ditutup, kali ini giliran Daerah Pohuwato Provinsi Gorontalo di tutup secara total.

Bahkan Banyak Menganggap Bahwa Kedatangan Komisioner Fast Respon (FRN) yang terdiri dari Ketua Umum Agus Flores, Wakil Ketua Umum Dian Surahman dan Sekretaris Jendral Jayanu ke Gorontalo bersamaan turunnya alat berjenis Eskavator turun dari lokasi PETI Pohuwato.

Ketika dikonfirmasi Agus Flores, Selasa (12/7) Penutupan PETI, karena APH tidak mau beresiko dengan hukum, apalagi dengan adanya Kapolda Gorontalo yang baru yang berasal dari Bareskrim Polri.

“Agus menyarankan kalau kembali menambang terlebih dahulu dapat mengurus izin IUP bukan IPR, karena menggunakan alat eskavator di tambang hanya dapat dilakukan Izin Usaha berjenis IUP Bukan IPR,” tegas Agus Flores.

Selanjutnya Agus mengungkapkan bahwa ini merupakan kali ke empat, langgkah FRN diacungkan jempol oleh Negara, dimana yang pertama penutupan PETI di Kalimantan Tengah, kedua Madaling Natal Medan, Ketiga Sulawesi Tengah.

Bukan mengenai itu saja, Agus juga menerangkan bahwa untuk IPR hanya pada tambang tradisional yang tidak menggunakan alat berat.

Sedangkan Kapolres Pohuwato AKBP Joko Sulistiono, ketika di konfirmasi media, merasa bingung kalau adaya 80 alat berjenis Ekskavator masih beroperasi di PETI, padahal secara permanen tambang di Pohuwato sudah di tutup.

“Saya akan cek informasi itu, benar atau tidak,” ujar Kapolres Pohuwato.

AKBP Joko menerangkan pula, jika Pihak Kapolda merazia alat di PETI biasanya berkoordinasi dengan Pihak Polres.

Sedangkan sumber informasi dari masyarakat beberapa hari ini memang adanya informasi pihak Kepolisian melakukan razia alat Ekskavator di lokasi PETI Marisa.

“Kami memang dapat kabar begitu, ada 80 unit alat turun, karena adanya informasi Polda Turun Razia alat Ekskavator di PETI Marisa,” tegas masyarakat yang tidak mau namanya disebutkan.

Salah satu Media Grub FRN yang ditugaskan di Pohuwato menjelaskan pula, bahwa Alat Ekskavator tersebut sudah turun 3 hari bersamaan Ketua Umum FRN dan Rekannya tiba di Gorontalo.

“Alat-alat sebagian berada disekitaran pinggiran jalan dan yang lainnya berada disekitaran pinggiran laut,” tegas Wartawan Grub FRN ini.

 

(FRN/Hbi)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ketua Umum PW-FRN Berharap Peringatan Hari Bhayangkara ke-78 Se-Jawa Timur Memperkuat Hubungan Polisi dan Masyarakat

8 Juni 2024 - 03:57 WIB

Ketum FRN, Agus Flores : 2 Kapolres di Jawa Timur dan Bos Magelang Diduga Miliki Rekening Gendut di Laporkan ke Kapolri

6 Juni 2024 - 10:38 WIB

Ketua PW FRN DPW Banten Minta Bupati Tangerang Awasi Pegawainya Agar Tak Memakai Narkoba

5 Juni 2024 - 16:50 WIB

Kapolri Buka Rakernis Baharkam Polri Tahun 2024 di Makassar

5 Juni 2024 - 09:08 WIB

Hindari PPDB Curang, Ketua FRN DPW Banten Habibi Minta Wartawan Perketat Pengawasan Sekolah Tingkat SD Hingga SLTA

4 Juni 2024 - 16:52 WIB

Ketum PW-FRN Agus Flores: Apresiasi Terhadap Komitmen Polda Sulteng dalam Menyikapi Kasus PT. GPS

4 Juni 2024 - 05:12 WIB

Trending di Peristiwa

Sorry. No data so far.