Menu

Mode Gelap

Kriminal · 21 Jan 2022 21:24 WIB

Judi Online dan Tembak Ikan Mulai “Subur” Kota Rantau Prapat.


					Judi Online dan Tembak Ikan Mulai “Subur” Kota Rantau Prapat. Perbesar

Keterangan Fhoto: Ilustrasi berupa Judi Tembak Ikan dan Judi memakai Situs Online.

Cakra86.id, Labuhanbatu – Judi atau 303 diwilayah kota Rantau Prapat Kecamatan Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera Utara, dipantau awak media Cakra86.id mulai tumbuh subur dan aman dari Penggrebekan aparat Kepolisian Polres Labuhanbatu,.Jumat (21/01/2022).

Salah satunya, bentuk judi 303 menjadi tumbuh subur itu yaitu Judi Online dengan memakai peralatan Elektronik berupa alat Komputer disalah satu warnet kompiter yang terkemuka didalam wilayah kota Rantau Prapat khususnya daerah Kecamatan Rantau Utara ( Ratu ) Kabupaten Labuhanbatu.

Menurut sumber keterangan yang dihimpun awak media ini dari warga disekitaran tempat Judi Online menggunakan alat Komputer didalam salah satu Ruko di Rantau Utara mengungkapkan, bahwa pemilik Judi Online warnet tersebut bisnis milik orang keturunan Tiongha ( Cina red ). Dan, itu bukan rahasia umum lagi.

“Didalam ruko itu, terlihat rame pengunjung. Didalam ruko itu ada main Judi Onljne dan buka siang malam bahkan sampai subuh pagi dini hari. Nonstop lah pak judi Onlinenya”, ucap sumber R, 48, warga yang berdomilisi disekitar dalam kota Rantau Prapat dan mengetahui persis permainan Judi Online tersebut dengan menggunakan Situs dan uang maupun melalui Rekening pribadi.

Dan, disebut sebut nama pemilik Judi Online berinsial D warga keturunan Tiongha.

“Pemiliknya adalah bernama D warga keturunan Tiongha dan tidak pernah ada larangan ataupun penggerebekan dari pihak aparat penegak hukum Polisi”, sebut R.

Selain judi Online yang beromset puluhan juta rupiah bahkan ratusan juta rupiah itu dan ada lagi Judi 303 disebut Judi Tembak Ikan. Pantauan Media Cakra86.id, operasi Judi Tembak Ikan masih sekitar wailayah dalam kota Rantau Prapat Kecamatan Rantau Utara.

Aktivitas Judi Tembak Ikan terlihat berjalan aman aman saja. Tidak ada larangan ataupun penggrebekan dari aparat dari Polisi.

“Didalam ruko judi tembak Ikan itu, ada oknum petugas “kesatuan” berpakaian preman dan cukup dikenal warga sekitar Rantau Prapat “, ucap sumber ,Jumat (21/01/2022).

Pemilik dari Bisnis Judi Tembak Ikan ini pemiliknya juga warga Keturunan Tiongha ( Cina red ) tempat tinggal di kota Rantau Prapat Kecamatan Rantau Utara dengan insial AW.

“Bos judi tembak ikan yang diruko itu warga Tiongha dan juga cukup terkenal namanya di kota Rantau Prapat. Pasti orang bapak wartawan pun cukup mengenal Bos dengan insial AW tersebut. Pemainan bisnis judi kian dulunya”, pungkas sumber warga kota Rantau Prapat J dan R.

Namun sayang, saat Portibi DNP hendak lakukan konfirmasj terhadap Bos insial AW, sudah pergi keluar dari ruko judi Tembak Ikan tersebut. Dan, terlihat beberapa orang lelaki berpakaian preman memakai topi, memperhatikan awak media Cyber Portibi DNP, melalui depan pintu ruko tempat keberadaan Judi Tembak Ikan tersebut.

Rentan dan dampak dari Judi online adalah kasus bunuh diri, persentase paling banyak berasal dari orang-orang yang mengalami kekalahan dalam perjudian online. Depresi atas kekalahan berjudi, sedih kehilangan harta, membuat pelaku judi tersebut rentan bunuh diri. Hal tersebut ditunjang dengan kesehatan mental yang buruk akibat gemar bermain judi online.tim

( Don / Mortan )

 

Artikel ini telah dibaca 196 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kapolsek NA IX. X, AKP yustina SH. MH ” kita akan tindak lanjuti sekecil apapun laporan dari masyarakat “.

18 Juli 2024 - 10:03 WIB

Ucok Puntung : beritakan sebanyak-banyaknya bang, kami tidak takut APH.

18 Juli 2024 - 03:47 WIB

Di duga Bd sabu Fadli Cs, kendalikan Narkoba dIkampung Lalang.

16 Juli 2024 - 03:23 WIB

Forkopimda Se Kabupaten Labuhanbatu Tidak Mampu Berantas Perdagangan Dan Peredaran Narkoba.

6 Juli 2024 - 03:44 WIB

Di duga bandar Sabu Nopen Cs tak kenal takut dan bebas mengedarkan Narkoba Gang Suro.

2 Juli 2024 - 03:01 WIB

Kasat Narkoba Labuhanbatu “segera kami tindak lanjuti”.

2 Juli 2024 - 02:22 WIB

Trending di Kriminal

Sorry. No data so far.