Menu

Mode Gelap

Korupsi · 6 Feb 2024 05:19 WIB

Kepala Bapenda Labuhanbatu Belum Optimal Melaksanakan Omzet Pendapatan Pajak Daerah.


					Kepala Bapenda Labuhanbatu Belum Optimal Melaksanakan Omzet Pendapatan Pajak Daerah. Perbesar

Keterangan : Gambar fhoto ilustrasi pajak salah satu PAD Labuhanbatu.

Labuhanbatu. Cakra86.id – Kepala badan pendapatan daerah ( Kabapenda) Kabupaten Labuhanbatu Andrea Nuzul Damanik belum optimal melaksanakan pemungutan pendapatan pajak dan restribusi daerah.

Perihal tersebut terlihat dari Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksaan Keuangan (LHP – BPK ) Republik Indonesia Provinsi Sumatera Utara tahun anggaran 2022. Hasil pemeriksaan laporan keuangan Pemkab Labuhanbatu pada laporan realisasi anggaran (LRA) TA 2022, Pemkab Labuhanbatu menganggarkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 214.870.699.556,00 ,-.dan merealisasikannya sebesar Rp 184.403.843.981,87,- atau 85,82% dari anggaran, dengan rincian 1. Pendapatan pajak daerah sebesar Rp 87.922.715. 308,00,- dan realisasi Rp 58.160.437.656,00,-. 2. Pendapatan restribusi daerah Rp 9.787.600.000,00,- realisasi Rp 5.246.435.907,00 ,- . 3. Pendapatan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp 12.160.484. 250,00,- dan realisasi Rp 12.160. 484. 250,00,-.. Dan, lain lain pendapatan asli daerah yang sah Rp 105.000.000.000, 00,- direalisasikan Rp 108. 836.486.168, 87,- dengan jumlah keseluruhannya Rp 214.870.699.556,00,- dan realisasi sejumlah Rp 184.403.843.981,87,-.

Dari hasil pemeriksaan atas pengelolaan pendapatan pajak daerah yang dikelola oleh Bapenda Labuhanbatu, bahwa pajak restoran dari RM HA dan RM 1 tahun 2022 belum dipunggut sesuai Omzer Senyataanya.

Pemkab Labuhanbatu menganggarkan pendapatan pajak restoran TA 2022 sebeaar Rp 3.800.000.000,00,- dan merealisasikannya sebesar Rp 4.449.482.297,00,- atau 117,09% dari besar anggaran.

Berdasarkan Perda nomor 7 tahun 2019 tentang pajak daerah menyatakan bahwa dasar pengenaan pajak restoran adalah jumlah pembayaran yang terhutang dihitung dengan mengalihkan tarif 10% dengan dasar pengenaan pajak. Dan, hasil pengujian dokumen laporan penerimaan pajak per 31 Desember 2022 diketahui bahwa tarif pajak restoran RM HA dan RM 1 tahun 2022 dibayarkan dengan tarif yang sama yaitu pembayaran pajak RM HA tahun 2022 sebesar Rp 5.200.000,00,- terhitung ( Bulan januari sampai dengan Agustus 2022 sebesar Rp 400.000,00,- per bulan dan bulan september sampai dengan Desember sebesar Rp 500.000,00,- per bulan). Selanjutnya, pembayaran pajak restoran RM 1 tahun 2022 sebesar Rp 2. 250.000,00,- (Bulan januari sampai dengan September sebesar Rp 200.000, 00,- per bulan dan Oktober sampai dengan Desember belum dibayarkan).

Berdasarkan, pemeriksaan fisik dan konfirmasi bersama Bapenda Labuhanbatu pembayaran pajak restoran RM HA dan RM 1 berdasarkan kesepakatan dan kesanggupan para wajib pajak, bukan berdasarkan Omzet wajib pajak.

Ironisnya, padahal Pemkab Labuhanbatu telah memberikan perangkat TAPPING BOX kepada Bapenda Labuhanbatu yaitu alat untuk merekam.transaksi penjualan kepada masing masing restoran dengan kegunaan fungsinya untuk mengetahui perbandingan antara total transaksi restoran dengan jumlah pajak restoran yang dibayarkan ataupun dilaporkan.

Akibat permasalahan tersebut, berpotensi kekurangan penerimaan pajak Restoran pada rumah makan yang belum melaporkan atau membayarkan sesuai Omzet Senyatanya. Disebabkan, Kepala Bapenda Labuhanbatu Andrea Nuzul Manik belum begitu optimal dalam mengawasi penatausahaan pajak restoran yang menjadi tanggungjawab nya antata lain tidak dilakukannya pemasangan TAPPING BOX serta Kepala.bidang perencanaan dan pengembangan Bapenda Labuhanbatu kurang cermat dalam penghitungan dasar pengenaan pajak restoran sesuai Omzet yang telah ditetapkan Pemkab Labuhanbatu.

Sayangnya, Kepala badan pendapatan daerah Kabupaten Labuhanbatu Andrea Nuzul Manik , terindikasi enggan hendak dikonfirmasi wartawan terkait capaian target Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Labuhanbatu dimulai tahun anggaran 2022 sampai dengan tahun anggaran 2023. Dan, Kepala Bapenda hanya memilih, membuang waktu senggangnya bersama anggota ASN dikantor Bapenda, dengan bermain Kartu Joker walaupun alasannya iseng iseng saja.

Padahal, sebelumnya Assisten III Pemkab Labuhanbatu Zaid Harahap S.OS pada apel gabungan kemaren, dihalaman BKD Labuhanbatu telah mengingatkan Kepala Bapenda Labuhanbatu Andre Nuzul Manik agar serius untuk meningkatkan pencapaian Pendapatan Asli Daerah agar mencapai ataupun dapat melebihi target PAD sesuai besaran target PAD yang telah ditetapkan oleh Pemkab Labuhanbatu.

( Mora Tanjung)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Diminta Inspektorat Pemkab Labuhanbatu Periksa Kades Pematang Seleng Terkait Penggunaan Belanja DD 2022 Dan 2023.

15 Juni 2024 - 07:08 WIB

Pembangunan Pamsimas Rp 400 Juta Dikelurahan Perdamean Ransel Mubajir Diminta Diperiksa APH.

7 Februari 2024 - 05:03 WIB

Proyek Bronjong BKP TA 2023 Rp 1,2 M Dinas PUPR Labuhanbatu Diduga Mangkrak.

5 Februari 2024 - 10:29 WIB

Pidmil Kejati Sumut Limpahkan Perkara Koneksitas Korupsi Rp. 50 M ke PN Tipikor Medan

24 Januari 2024 - 05:35 WIB

Aduh..Plt Kadiskes dan Anggota DPRD Labuhanbatu Diduga Terjaring OTT KPK.

11 Januari 2024 - 06:48 WIB

APH Dan Inspektorat Labuhanbatu Terkesan Tutup Mata Terkait Anggaran Jamaah Haji TA 2021 Realisasi Rp 817 Juta Diduga Fiktip.

13 Desember 2023 - 14:58 WIB

Trending di Korupsi

Sorry. No data so far.