Menu

Mode Gelap

Headline · 17 Jun 2023 03:13 WIB

Lenyapnya Dana PIP  di Sekolah Diduga Secara Terstruktur dan Masif Oleh Oknum Kepsek di Kecamatan Cukuh Balak


					Lenyapnya Dana PIP  di Sekolah Diduga Secara Terstruktur dan Masif Oleh Oknum Kepsek di Kecamatan Cukuh Balak Perbesar

Cakra86.id Tanggamus – Aroma busuk dugaan hilangnya dana PIP milik siswa yang bernama Ahmad Ramadani mulai terkuak. Itu diketahui berdasarkan penelusuran awak media cakra86.id.

Kepala sekolah SDNegeri 2 putih doh Dastur menjelaskan  bahwa dirinya tidak tahu menahu terkait  adanya buku rekening tersebut. Itu berbanding terbalik dengan apa yang di sampaikan oleh Suwonda merupakan mantan kepala sekolah SDNegeri 2 putih doh pada tahun 2020.

Pengakuan Dastur kepada awak media seolah- olah membalikan fakta yang ada. Bahwa setelah serah terima jabatan, diduga tidak ada penyerahan aset, termasuk buku rekening dan ATM .

Setelah awak media cakra
86.id melakukan komfirmasi kepada Suwondo pada 16 /6 2023 di kediaman Supri pringsewu , mantan kepsek SDNegeri 2 putih Doh dirinya menjelaskan, “memang yang mengajukan pembuatan buku rekening sebanya 120 siswa itu saya pada saat itu  dan dala waktu 1 tahun lama nya di kanto unt BRI parda suka  kab pringsewu dan itu pun baru sebayak 70 buku rekening dan sisa nya 50 buku rekening masih dalam proses ,selanjut nya karna saya tidak lagi menjabat kepsek SDNegeri No 2 lagi yang 70 buku saya serahka kepada saudara dastur sebgai kepsek yang baru, lalu sisanya yang 50 kami bersama saudara dstur dan saudari nurila juga saudara Roby ,bersama sama ke BRI unit  oarda suka untuk mengambil buku tersebut , dan selanjutnya buku tersebut sudah di ambil lebih dulu oleh saudara dastur , dan sampai saya tlp ,setelah saya tanyakan kepada saudara Roby  mana pak dastur, jawab saudara Roby dia tidak bawa hp ,hp nya ketinggalan  sementara sudara dastur sudah pulang lebih dulu membawa  buku rekening yang 50 buku tersebut, bahkan kami ber tiga sampe jam 3  di BRI unt tersebut malah dia sudah pulang duluan, jadi apa yang katakan saudara  dastur ke awak media kalau dia tidak tau tentang buku reking itu  seperti nya tidak masuk di akal  saya ,dan saya ada saksi lho dan siap di minta keterangan,  jadi jangan memutar balikan pakta begitu, “bebernya nya.

“yang  pasti mas saya jangan lagi siang malam saya mau di panggil penegak hukum saya siap kalau masalah buku rekening ,tapi kalau siapa yang sudah mencaikan dana yang sudah masuk , saya tidak tau dan saya tidak bisa menjelaskan, “pungkasnya.

Di beritakan sebelumnya, gonjang ganjing terkait raipnya dana Pip milik siswa yang bernama ,Ahmad Romadani yang saat ini duduk kelas 8 SMP Negeri 1 putih doh kabulaten tanggamus ,merupakan salah satu contoh adanya dugaan korupsi berjamaah oleh pihak kepala sekolah tersebut.

Hal itu di ketahui  se orang siswa  yang bernama Ahmad Romadani sejak  kelas 6 sd sampai saat ini belum pernah menerima bantuan jenis apapun dari tempat nya bersekolah di SD Negeri 2 putih doh  sampai dengan saat ini duduk di SMP Negeri 1 putih doh kelas 8.hal utu di jelaskan oleh Ahmad Romadani dan orang tua nya yang bernama Yazid ,saat di temui awak media cakra86.id di rumahnya kamis tgl 15/6 2023.

Di jelaskan Yazid orang tua Ahmad Romadani awal nya dia mendapat kabar anak nya dapat bantuan dari salah seorang teman nya , ke esokan hari nya Yazid mendatang pihak sekolah SMP Negeri 1 putih doh dan  menanyakan kepada pihak sekolah,namun menjelaskan bahwa kalau seandainya dapat pasti ada pemberitahuan kepada pihak sekolah, kata pihak sekolah, selanjut nya Yazid selaku orang tua dan di temani salah satu keluarganya mencoba melakukan pembuatan buku rekening,ke kantor unit BRI kecamatan pardasuka kabupaten pringsewu. Dan pada saat melakukan pembuatan teryata nama Ahmad Romadani Bi Yazid sudah memiliki buku rekening ,padahal baik orang tua dan anak tersebut belum pernah melakukan pembuatan rekening apapun, ternyata setelaha di cek oleh pihak bank BRI unit pardasuka ada dana yang masuk bantuan PIP sebesar Rp 3525000 dan terahir masuk pada tanggal 3/4 2023 sebesar 750.000 namun pada tanggal 10/42023 dana tersebut sudah ada yang menarik melalu ATM ,milik Yesi Budiarti yang beralamat di desa ganjaran  kec pagelaran , sesuai bukti laporan transaksi finansial yang tertera dalam tangkapan layar tersebut. Jelas Yazid kepada awak media.

Kepala sekolah SD Negeri 2 putih doh , dartursani, saat di konfirmasi awak media pada tgl 15/6 2023 di kediaman suadra masrul menjelaskan bahwa dirinya tidak tau menau dan tidak mengerti terkait terbitnya buku rekening atas nama Ahmad Romadani tersebut pasal nya kata dasturani saya menjabat sebagai kepala sekolah sejak tahun 2020 sampai saat ini tidak tau sementara sebelum saya ada kepala sekolah yang bernama pak suwondo , dan kepala sekolah sebelumnya tidak pernah melakukan penyerahan aset sekolah kepada saya, jadi saya tidak tahu, apa lagi saat ini anak tersebut sudah bukan siswa Sd kami lagi karna sudah smp harus nya yg bertanggung jawab ya pihak kepala sekolah smp tersebut.tutur nya

Sampai berita ini di turun kan kepala sekolah SMP Negeri 1 putih doh ,Ismail belum bisa di hubungi lewat ponselnya di no 0852 6911xxxx untuk di komfimasi terkait lenyapnya dana PIP milik siswa tersebut.. (MG)

Artikel ini telah dibaca 71 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Jajaran Pengurus DPC-KWRI Kabupaten Pringsewu Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H 2024

16 Juni 2024 - 02:34 WIB

Sukses, BLT-DD Pekon Sidodadi disalurkan Sesuai Jumlah KPM

15 Juni 2024 - 07:15 WIB

Diminta Inspektorat Pemkab Labuhanbatu Periksa Kades Pematang Seleng Terkait Penggunaan Belanja DD 2022 Dan 2023.

15 Juni 2024 - 07:08 WIB

Sukses, Dana Desa Tahap Satu Sidodadi Bagun Jalan Lapen dan Gorong-gorong

14 Juni 2024 - 10:39 WIB

Pemerintahan Pekon Neglasari Laksanakan PMT Anak Sunting Dan Ibu Hamil

13 Juni 2024 - 12:04 WIB

Pembangunan Tembok Penahan Tanah Dusun 1 Jalan Cendrawasi Pekon Wonosari Dilaksanakan

13 Juni 2024 - 12:01 WIB

Trending di Headline

Sorry. No data so far.