Menu

Mode Gelap

Budaya · 23 Feb 2022 14:59 WIB

Lestarikan Seni Tradisional, Paguyuban Turonggo Cipto Manunggal Gelar Pentas Kuda Lumping di Taman Tirta Asri


					Lestarikan Seni Tradisional, Paguyuban Turonggo Cipto Manunggal Gelar Pentas Kuda Lumping di Taman Tirta Asri Perbesar

Cakra86.ID, Pringsewu – Upaya melestarikan kesenian tradisional Paguyuban Seni Turonggo Cipto Manunggal (TCM) Rayon Banyumas Pagelaran Utara yang selalu mensosialisasikan kesenian tersebut kepada generasi muda di lingkungannya.

Hal itu dikatakan Joko Purnomo (Babe Joko) panggilan akrabnya paguyuban seni Turonggo Cipto Manunggal (TCM saat mengisi acara hiburan di Taman Tirta asri. Minggu 20/02/22 siang

Acara yang dihadiri oleh ketua Umum Provinsi Lampung Jhoni iswandi dan juga Ketua Cabang Kabupaten Pringsewu Hariyadi serta pengurus Rayon yang ada di Kabupaten Pringsewu.

Menurutnya, dengan cara sosialisasi setidaknya anak-anak muda yang ada di lingkungannya tidak akan melupakan kesenian tradisional khususnya kesenian kuda kepang dan dari hasil sosialisasi tersebut kini para penari di Paguyuban seni kuda kepang “Turonggo kencono” banyak diikuti oleh anak-anak muda bahkan diantaranya ada yang masih sekolah.

Terkait dengan program ekstra kurikuler yang di selenggarakan di sekolah-sekolah bahkan diadakan juga festifal lomba seni siswa Nasional (FLS2N).

Kegiatan melestarikan kebudayaan yang di Motori oleh Paguyuban Turonggo Cipto Manunggal (TCM) Sangatlah Relevan diperkenalkan sejak dini pada anak-anak dan kaum milenial.

” Kesenian ini sebetulnya sudah hampir pudar tapi saya berusaha bangkit dan ternyata mendapat respon dari masyarakat, Untuk di kecamatan Banyumas dan Pagelaran Utara sendiri Alhamdulillah masih banyak digemari terutama di kalangan milenial “.ungkapnya

Babe Joko melanjutkan anak-anak paguyuban seni kuda kepang Turonggo Kencono biasanya sering tampil dalam acara hajatan.

” Karena masyarakat di wilayah Banyumas dan Pagelaran Utara rata-rata nanggap kesenian kuda kepang saat menggelar hajatan, baik khitanan maupun nikahan, Bahkan panggilan pentas pun kerap datang dari beberapa Daerah Kabupaten di wilayah Lampung, Adapun di Pringsewu tampil dalam acara Hari Ulang Tahun (HUT) Pekon atau acara hiburan lainnya yang diselenggarakan oleh pemerintahan dan organisasi politik/masyarakat”.terangnya

Dia menambahkan,” selain belajar seni tari anggota mudanya juga dilatih seni gamelan, sehingga mereka mampu menguasai tarian dan musiknya”. imbuhnya

Ketua Umum Provinsi Lampung Jhoni iswandi, menuturkan bahwa kesenian kuda kepang ini salah satu warisan leluhur kita yang harus dilestarikan.

Tarian kuda kepang merupakan kombinasi antara budaya Jawa dan Sunda Untuk itu saya berharap generasi muda khususnya di lingkungan kami Khususnya semua generasi muda Di Kabupaten Pringsewu, Dan provinsi Lampung pada umumnya ikut membangkitkan dan melestarikan kesenian tradisonal jangan sampai hilang. Beliau mengaku khawatir maraknya budaya-budaya dari luar lambat laun dapat mengikis kecintaan generasi muda terhadap seni budaya daerahnya sendiri Jika tidak diingatkan sekaligus diperkenalkan sejak dini maka seni budaya lokal akan tersingkirkan”.ungkap nya
(Sugiyanto)

Artikel ini telah dibaca 257 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ikatan Keluarga Banyuwangi (IKAWANGI) Sumatera Utara Melaksanakan Qurban

18 Juni 2024 - 04:09 WIB

Ikawangi Sumut Bersama Padepokan Condromowo Berbagi

16 Juni 2024 - 14:07 WIB

Babinsa Pekon Madaraya Koramil 05 Pagelaran Monitoring Kegiatan Fogging oleh Dinas Kesehatan

7 Maret 2024 - 05:55 WIB

Wartawan di Lapangan Wajib Profesional

25 Februari 2024 - 01:04 WIB

LBH DPP Pujakusuma Sumut Akan Laporkan AF Dugaan Pencemaran Nama Baik

20 Februari 2024 - 02:21 WIB

Warga Pringsewu Barat Hilang Sejak 2017, Ini Ciri-cirinya

7 Februari 2024 - 09:29 WIB

Trending di Sekitar Kita

Sorry. No data so far.