Menu

Mode Gelap

Korupsi · 7 Feb 2024 05:03 WIB

Pembangunan Pamsimas Rp 400 Juta Dikelurahan Perdamean Ransel Mubajir Diminta Diperiksa APH.


					Pembangunan Pamsimas Rp 400 Juta Dikelurahan Perdamean Ransel Mubajir Diminta Diperiksa APH. Perbesar

Keterangan : Gambar fhoto 1.kondisi bangunan Pamsimas 2. Sambungan pipa kerumah warga airnya tidak jalan terjadi digang Sepakat Kelurahan Perdamean Rantau Selatan Labuhanbatu.

Labuhanbatu. Cakra86.id – Keluhan warga di gang Sepakat Kelurahan Perdamean Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhanbatu kiranya dapat didengarkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu provinsi Sumatera Utara.

Pasalnya, proyek pengadaan Pamsimas Sanitasi yang telah selesai dikerjakan oleh Kelompok Amanah dan Kepala Kelurahan Perdamean pada tahun anggaran 2023 kemaren itu. Air dari Pamsimas itu tidak bisa dialirkan kerumah rumah warga disekitar gang Sepakat. Alasanya, warga harus membayar bila ingin dimasukkan air kerumah mereka.

Menurut Kepala Kelurahan Perdamean Kecamatan Rantau Selatan Ismail kepada wartawan, ianya tidak tahu menahu prihal tersebut. Dan, menurutnya lagi, bahwa air dari sedotan mesin dari Pamsimas itu, airnya bau busuk sehingga warga tidak mau. “Airnya itu bau, entah kenapa begitu sayapun kurang paham dan yang paham itu adalah Ketuanya Amanahnya yaitu Hukum Harahap “, kata Kepala Kelurahan Perdamean Ismail, dikantornya, Selasa (06/02/2024).

Burhanuddin selaku bendhara Kelompok Amanah yang mengerjakan pembangunan proyek Pamsimas itu mengatakan, bahwa pembangunan Pamsimas itu dikerjakan awal tahun 2023 dengan nilai pagu anggaran sebesar Rp 400 juta rupiah. Dan, tinggi bangunan 8 meter, kedalaman sumur bor 16 meter. ” Sambungan pipa air kerumah warga ada dipasang. Namun, warga harus bayarlah kepada kami Kelompok Amanah bila ingin airnya jalan kerumah”, kata Burhanuddin yang ngaku sebagai wartawan disalah satu media terbitan Medan Sumut, Selasa (06/02/2024).

Burhanuddin selaku bendhara juga mengakui adanya kutipan dari warga sekitarnya untuk pembangunan proyek Pamsimas tersebut. “Tahap pertama Rp 280 ribu rupiah dan tahap kedua bantuan dari warga sebesar Rp 180 ribu rupiah, dan itu ada tertulis dibuku kontrak laporan pertanggungjawaban kita “, ujarnya.

Ironis, adanya kutipan uang dari warga mencapai Rp 460 ribu rupiah, sementara anggaran yang bersumber Anggaran Pendapata Belanja Negara (APBN) tahun 2022 Pamsimas di Kelurahan Perdamean tersebut pagu anggarannya mencapai Rp 400 juta rupiah. Namun, melihat dari kondisi bangunan Pamsimas digang Sepakat Kelurahan Perdamean itu, tinggi bangunan tidak sampai 8 meter, dan bentuk bangunan Pamsimasnya petak persegi model mini, air dari Pamsimas tidak mengalir kerumah rumah warga. Sehingga, warga yang bertempat tinggal disekitar gang Sepakat itu banyak yang mengeluh, disebabkan, air dari pembangunan Pamsimas bantuan Pemerintah itu tidak dapat dinikmati oleh warga.

Warga digang Sepakat kepada wartawan mengungkapkan bahwa perihal air dari Pamsimas itu sudah lama berlarut larut bahwa air Pamsimas itu tidak ada dinikmati warga. “Kami berharap, agar pejabat Pemkab Labuhanbatu ataupun DPRD Labuhanbatu maupun Aparat Penegak Hukum bisa turun langsung kelokasi ini untuk melihat dan bertindak tegas menselesaikan masalah ini. Masaklah kami disuruh bayar lagi “, imbuh warga disekitar gang Sepakat tersebut, berharap pihak Pemkab Labuhanbatu dapat meninjau langsung untuk penyelesaian masalah Pamsimas sanitasi tersebut.

( Mora Tanjung )

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Diminta Inspektorat Pemkab Labuhanbatu Periksa Kades Pematang Seleng Terkait Penggunaan Belanja DD 2022 Dan 2023.

15 Juni 2024 - 07:08 WIB

Kepala Bapenda Labuhanbatu Belum Optimal Melaksanakan Omzet Pendapatan Pajak Daerah.

6 Februari 2024 - 05:19 WIB

Proyek Bronjong BKP TA 2023 Rp 1,2 M Dinas PUPR Labuhanbatu Diduga Mangkrak.

5 Februari 2024 - 10:29 WIB

Pidmil Kejati Sumut Limpahkan Perkara Koneksitas Korupsi Rp. 50 M ke PN Tipikor Medan

24 Januari 2024 - 05:35 WIB

Aduh..Plt Kadiskes dan Anggota DPRD Labuhanbatu Diduga Terjaring OTT KPK.

11 Januari 2024 - 06:48 WIB

APH Dan Inspektorat Labuhanbatu Terkesan Tutup Mata Terkait Anggaran Jamaah Haji TA 2021 Realisasi Rp 817 Juta Diduga Fiktip.

13 Desember 2023 - 14:58 WIB

Trending di Korupsi

Sorry. No data so far.