Menu

Mode Gelap

Headline · 26 Jun 2022 11:42 WIB

Waduh..!! Pupuk Bersubsidi Dan Obat Obatan Susah Di Dapat Oleh Petani Di Banyumas Kabupaten Pringsewu


					Waduh..!!   Pupuk Bersubsidi Dan Obat Obatan Susah Di Dapat Oleh Petani Di Banyumas  Kabupaten  Pringsewu Perbesar

Cakra86. ID,PRINGSEWU – Kelangkaan pupuk bersubsidi, naiknya harga serta sulit untuk memperolehnya, membuat sejumlah para petani padi di kecamatan Banyumas Kabupaten Pringsewu terpaksa harus beralih memakai Pupuk nonsubsidi, Minggu (26/6/22).

Atas hal itu, terpaksa para petani harus membeli pupuk urea dengan harga relatif mahal, yaitu seharga Rp.320ribu, dari harga sebelumnya yaitu Rp.120ribu per sak nya.

Kenaikkan harga tersebut membuat sejumlah petani di Banyumas berkurang pendapatan hasil panennya sebab, tingginya harga pupuk tidak sebanding dengan harga gabah yang begitu murah, yaitu Rp.450ribu per kwintal.

Selain itu, kenaikan harga obat obatan termasuk jadi penyebab pendapatan petani jadi berkurang.

Termasuk serangan hama walang sangit, membuat mereka harus lebih berhati-hati dalam memelihara tanaman padi mereka.

Selain itu, luapan sungai way waya kerap membanjiri area lahan persawahan milik warga sekitar bantaran sungai.

“Harga pupuk naik, sementara harga gabah murah yaitu Rp.450ribu. Termasuk harga obat obatan ikut naik, hingga pendapatan hasil panen jelas turun, “ucap Jumiko petani asal pekon Banyuwangi. (*Pakpahan)

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Jajaran Pengurus DPC-KWRI Kabupaten Pringsewu Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H 2024

16 Juni 2024 - 02:34 WIB

Sukses, BLT-DD Pekon Sidodadi disalurkan Sesuai Jumlah KPM

15 Juni 2024 - 07:15 WIB

Sukses, Dana Desa Tahap Satu Sidodadi Bagun Jalan Lapen dan Gorong-gorong

14 Juni 2024 - 10:39 WIB

Pemerintahan Pekon Neglasari Laksanakan PMT Anak Sunting Dan Ibu Hamil

13 Juni 2024 - 12:04 WIB

Pembangunan Tembok Penahan Tanah Dusun 1 Jalan Cendrawasi Pekon Wonosari Dilaksanakan

13 Juni 2024 - 12:01 WIB

Sukses Pekon Ambarawa Salurkan Beras Bantuan ke 379 KPM

13 Juni 2024 - 11:59 WIB

Trending di Headline

Sorry. No data so far.