Menu

Mode Gelap

Headline · 27 Jan 2022 22:59 WIB

Walpri Lecehkan wartawan,Dalam Rangka Hut Minsel Ke-19.Alat liputan Dirampas


					Walpri Lecehkan wartawan,Dalam Rangka Hut Minsel Ke-19.Alat liputan Dirampas Perbesar

Cakra86.id, Minahasa – Sehubungan dengan informasih grup Kominfo bahwa pada tanggal 27 Januari 2022 akan dilaksanakan hari jadi Minsel maka seluruh wartawan hadir pada jam 8 pagi atau setenga jam lebih awal acara dimulai,

Wartawan biro Minsel Demzy Mewengkang menagatakan. Saya datang kurang dari jam 8 pagi sebelum acara di mulai wartawan media ini sudah hadir di kantor Bupati yang bertempat di halaman pelaksanaan kegiatan.Hingga acara di mulai wartawan media ini tidak di panggil oleh pihak protol pemkab Minsel terkait arahan arahan dalam kegiatan.

Maka dengan itu wartawan dengan bebas melakukan tugas sebagai pencari berita.
malah di balik mencari berita ALAT kerja wartawan berupa HP di RAMPAS PAKSA
walpri Inisial (GW) Bupati Minsel, “jelas DM

Wartawan Bhayangkara Indonesia(BHARINDO)DEMSY MEWENGKANG mengalami hal tidak terpuji yang di lakukan oleh OKNUM PENGAWAL PRIBADI (WALPRI)BUPATI MINAHASA SELATAN pada Kamis 27/1/2022

Peristiwa ini terjadi berawal dari oknum WALPRI BUPATI inisial (GW)saat wartawan DM melakukan peliputan di acara HARI JADI PEMKAB MINAHASA SELATAN bertepatan pada Kamis 27 Januari 2022
walpri mengatakan JANGAN ABIL GAMBAR,NAPA BAPAK SO TEGOR PA KITA,”kata walpri

Waktu berjalan walpri tersubut melakukan penarikan baju dengan KASAR terhadap wartawan DM di depan Umum bertepatan di area para kadis se kabupaten minsel,bahkan para undangan, wartawan yang hadir pada saat itu melihat kejadian yang di lakukan walpri kepada wartawan biro minsel, ” Tegas DM

Dengan kejadian ini wartawan media ini akan ajukan ke rana hukum di karenakan kebebasan pers di KABUPATEN MINAHASA SEALATAN tidak jalan oleh karena oknum WALPRI.

wartawan media ini bertugas susuai dengan aturan pers yang berlaku.karena wartawan pilar ke empat di indonesia.

“menghalangi kegiatan jurnalistik jelas diatur di dalam UU Pers No 40 Tahun 1999 pada Pasal 18 Ayat (1) yang menyebutkan, bahwa setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp. 500.000.000,00 (Lima ratus juta rupiah).

bahkan kami sebagai wartawan tetap menjalankan Undang-Undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik menegaskan sebagaimana dalam Pasal 28 F Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang menyebutkan bahwa setiap Orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh Informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, dan menyimpan Informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia, (KP)

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Jajaran Pengurus DPC-KWRI Kabupaten Pringsewu Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H 2024

16 Juni 2024 - 02:34 WIB

Sukses, BLT-DD Pekon Sidodadi disalurkan Sesuai Jumlah KPM

15 Juni 2024 - 07:15 WIB

Sukses, Dana Desa Tahap Satu Sidodadi Bagun Jalan Lapen dan Gorong-gorong

14 Juni 2024 - 10:39 WIB

Pemerintahan Pekon Neglasari Laksanakan PMT Anak Sunting Dan Ibu Hamil

13 Juni 2024 - 12:04 WIB

Pembangunan Tembok Penahan Tanah Dusun 1 Jalan Cendrawasi Pekon Wonosari Dilaksanakan

13 Juni 2024 - 12:01 WIB

Sukses Pekon Ambarawa Salurkan Beras Bantuan ke 379 KPM

13 Juni 2024 - 11:59 WIB

Trending di Headline

Sorry. No data so far.