Menu

Mode Gelap

Pendidikan · 25 Feb 2024 01:04 WIB

Wartawan di Lapangan Wajib Profesional


					Wartawan di Lapangan Wajib Profesional Perbesar

PERSPEKTIF – Publik memperhatikan tulisan karya jurnalistik.  Dimana tulisan menggambarkan kualitas wartawan.  Bahkan tidak sedikit orang berpendapat bahwa wartawan berkualitas ditentukan dari caranya menulis. Tentu tulisan yang dimaksud adalah karya jurnalistik atau wartawan.

Faktanya, banyak tulisan seperti bukan karya jurnalistik.  Dengan percaya diri diunggah di media sosial.  Bahkan ada juga tulisan curhatan.  Mengarang cerita, menulis narasi yang lucu, lalu kemudian diakui olehnya karya jurnalistik.

Ada juga yang mengarang opini.  Bahkan opini yang dikarang pun belum tentu ditulis dengan teratur alias acak-acakan atau amburadul.

Padahal, berita merupakan salah satu jenis tulisan yang termasuk dalam kategori Non-Fiksi.  Tentunya, berita harus berdasarkan pada fakta dan data. Untuk menerapkan kesemuanya itu perlu ditunjang dengan SDM, atau kemampuan berpikir, terlebih kemampuan dalam menulis berita.

Padahal, menjadi jurnalis diperlukan pelatihan khusus dalam menulis. Sebab, dengan pelatihan setidaknya membuat tulisan menjadi teratur. Terlebih, mengasah kemampuan menulis berita. Yang al hasilnya, mereka dapat memberikan kontribusi positif dalam dunia jurnalistik dengan tulisan yang baik.

Mengaku dirinya wartawan dan terjun ke lapangan tidak ada lagi istirahat belajar. Sebab, seorang jurnalis berani turun ke lapangan barang tentu sudah teruji kemampuannya.

 

Seorang penulis berita yang baik dapat menuliskan sebuah berita dengan lengkap dan komunikatif.  Sehingga pembaca berita dapat memahami segala sesuatu yang disampaikan dalam berita tanpa kesulitan serta tanpa adanya kesalahan tafsir. Termasuk, seorang penulis berita akan memilih mana peristiwa yang layak untuk dijadikan berita.

Pasalnya, menulis berita adalah merupakan suatu upaya menyampaikan sebuah informasi maupun kabar yang mengenai sesuatu kejadian atau hal dalam bentuk tertulis. Diperlukan keterampilan agar tulisan menjadi teratur. Hal tersebut bertujuan agar apa yang dituliskan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat maupun orang pembaca berita. Tentu dalam menulis berita harus dapat memilih berita yang dapat menambah wawasan dan pengetahuan.

Jurnalis trampil, banyak mengupas contoh-contoh bagaimana membuat judul yang menggungah kalimat yang efektif, paragraf yang mengalir, hingga bagaimana memilih kata agar artikel enak dibaca, alias tidak sembarangan.

Berita yang dibuat sebelum disiarkan kepada publik perlu kembali dipertimbangkan agar tidak menjadi bahan tertawaan.

By : Davit Segara

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Babinsa Pekon Madaraya Koramil 05 Pagelaran Monitoring Kegiatan Fogging oleh Dinas Kesehatan

7 Maret 2024 - 05:55 WIB

PERKEMAHAN SABTU MINGGU (PERSAMI) DAN KENAIKAN TINGKAT PENGGALANG RAMU GUGUS DEPAN 16.715 – 16.716 PANGKALAN UPT SDN 060898 MEDAN MAIMUN

2 Maret 2024 - 00:31 WIB

LBH DPP Pujakusuma Sumut Akan Laporkan AF Dugaan Pencemaran Nama Baik

20 Februari 2024 - 02:21 WIB

Warga Pringsewu Barat Hilang Sejak 2017, Ini Ciri-cirinya

7 Februari 2024 - 09:29 WIB

DPD TOPAN RI Pringsewu Terima Kunjungan Kesbangpol

7 Februari 2024 - 09:24 WIB

Pegawai PUDAM Tirta Bina ikuti Sosialisasi Peraturan Kepegawaian & Penandatangan Pakta Integritas

10 Januari 2024 - 08:56 WIB

Trending di Sekitar Kita

Sorry. No data so far.